KM Parapi: Sebanyak 150 Madya
Praja, dan 15 Pendamping Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus NTB
yang mengadakan Praktik Kerja Lapangan di Kecamatan Bolo dan Madapangga Kabupaten
Bima. Mereka resmi diterima oleh
Bupati Bima H. Syafrudin pada Jumat
pagi (16/5) di Paruga Nae Bolo.
Para Praja hadir bersama 15 dosen
dan 10 pendamping lapangan.
Mereka akan berada di Kabupaten Bima hingga 5 Juni
mendatang. Mereka disebar pada lima desa di Kecamatan Bolo yaitu desa Kananga,
Leu, Rasabou, Tambe, dan Timu.
Lima lainnya di Kecamatan Madapangga, yaitu Bolo, Rade, Dena, Tonda, dan Mpuri.
Bupati Bima yang didampingi Direktur IPDN Kampus NTB
Drs. H.Abdul Malik, MM, mengapresiasi dan berterimakasih kepada keluarga besar IPDN Kampus
NTB yang telah memercayakan kepada Pemkab Bima dalam pelaksanaan
kegiatan Praktek Kerja Lapangan bagi Praja.
Katanya, saat ini berpenduduk lebih
dari 400 ribu jiwa yang mendiami 18 kecamatan dan 191 desa memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Hal ini membutuhkan kerja keras, kebersamaan, dan dukungan seluruh elemen, termasuk 150
Praja.
Bagi pemerintah daerah, kehadiran
peserta Madya Praja di daerah Kabupaten Bima ini
memiliki arti penting dalam memberikan sumbangan nyata dalam
penyelenggaraan administrasi pemerintahan di tingkat kecamatan dan desa dengan
memperkenalkan inovasi dan terobosan ke arah positif yang dapat membantu
pembangunan di daerah ini. Disamping pada saat yang sama diharapkan dapat
mendorong perubahan ke arah yang lebih baik
dalam tatakelola pemerintahan.
Bupati mengungkapkan, kegiatan para Praja ini tidak akan berhasil
tanpa dukungan semua pihak baik jajaran pemerintah maupun
masyarakat. Dia menginstruksikan seluruh Kepala SKPD, Camat, dan kades agar memberikan dukungan penuh. “Berikan informasi yang diperlukan agar para
anak-anak kita para Praja ini dapat melihat dan mengetahui secara langsung
program-program yang dilaksanakan oleh Pemerintah daerah,” katanya.
Panitia Pelaksana, Dra. Rosdiana, M.Si, melaporkan, praktik lapangan di Bolo dan Madapangga akan
menugaskan praja memberikan bimbingan masyarakat. Membenahi manajemen pemerintahan desa dan kecamatan, khususnya bidang pemerintahan, bidang
pelayanan, dan sosial-kemasyarakatan. “Dengan demikian, masyarakat maupun unsur pemerintah desa dapat
mengetahui tata cara melakukan pelayanan yang baik terhadap masyarakat,” katanya.
Kegiatan PKL madya praja ini ditandai penandatanganan serahterima para
peserta madya Praja IPDN Kampus NTB 2013-2014. (BM)

Posting Komentar