Selamat datang di blog komunitas Kampung Media Sape-Lambu

BPJS Kesehatan dan Mitra Bahas Program

Rabu, 11 Juni 20140 komentar


KM Parapi: Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Perwakilan Bima, Selasa,  mengadakan pertemuan pembahasan program dengan instansi mitra di aula kantor Pemkab Bima. Pertemuan  itu mengundang 15 SKPD, seperti Dinas Kesehatan,  Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi,  Bappeda, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan sejumlah SKPD lainnya.

Bupati Bima diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Bima, H. Makruf M Amin, SE,  mengemukakan,  pertemuan  itu  untuk meningkatkan komitmen terhadap kegiatan yang dilaksanakan BPJS. Masing-masing sektor yang menjadi mitra langsung BPJS Bima diharapkan lebih memahami peran masing-masing.

Soal pelayanan kesehatan ini, Makruf mengaku  banyak keluhan dari masyarakat  karea masing-masing sektor masih kurang memahami memahami peran yang seharusnya dilaksanakan dalam kerangka BPJS. “Dengan demikian,  kegiatan yang digelar BPJS ini cukup bagus bagi peningkatan pemahaman terhadap layanan BPJS,” katanya seperti dikutip Kabag Humas dan Protokol Setda, M Chandra Kusuma AP, dalam pernyataan pers, Selasa sore. 

Katanya,   pertemuan itu  diharapkan agar  pelayanan kesehatan lebih optimal. Peningkatan kinerja penyelenggaraan bidang kesehatan akan ditentukan oleh optimalnya pencapaian target.  Peserta diharapkan serius mengikuti kegiatan agar maksimalisasi pelayanan terwujud.

Kepala Perwakilan BPJS Bima, dr Phindo Bagus Dharmawan, M.Kes, AAK, menjelaskan pertemua  itu  untuk menyamakan program, karena tantangan saat ini adalah munculnya kesenjangan  informasi dimana pasien berada pada posisi yang lemah,  memiliki daya tawar rendah karena tidak banyak mengetahui informasi.

Phindo memaparkan, dalam melaksanakan kegiatannya, BPJS berpegang pada 3 azas, 5 program dan 9 prinsip. Azas tersebut adalah kemanusiaan, manfaat dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.  

Terkait program yang direalisasikan, terdapat jaminan kesehatan,  kecelakaan kerja, jaminan hari tua, pensiun dan jaminan kematian yang mengedepankan prinsip kegotong-royongan, nirlaba, keterbukaan,  kehati-hatian, akuntabilitas dan portabilitas (berlaku diseluruh wilayah Indonesia). Prinsip lainnya yang dijalankan BPJS adalah kepesertaan wajib dan hasil pengelolaan dana yang digunakan sepenuhnya untuk pengembangan program bagi kepentingan peserta. 

Diakuinya, perkembangan jumlah peserta BPJS kesehatan di Kabupaten Bima tergolong tinggi.  Sesuai data, hingga 31 Mei 2014,  kepesertaan BPJS mencapai 260.799 peserta. Peserta terbanyak pada kelompok Jamkesmas yang mencapai 220.631 peserta disusul kelompok sosial 25.068 peserta.

Untuk pelayanan kesehatan ini, BPJS menjamin delapan jenis pelayanan kesehatan tingkat pertama,  meliputi pelayanan kesehatan non-spesialistik seperti administrasi pelayanan,  pelayanan promotif dan preventif serta pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis serta beberapa pelayanan medis lainnya.

Untuk memenuhi harapan peserta,  saat ini, fasilitas kesehatan yang berada di wikayah kerja kantor cabang BPJS Bima terdiri dari 68 Puskesmas,  20 dokter keluarga,  8 ujit klinik TNI/Polri dan 5 unit Rumah Sakit. (BA)

Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Kampung Media NTB | Pemkab Bima | Irank_Scripteerrr | Kampung Kita | Info Bima Terkini
Copyright © 2013. Parapi-Sape - All Rights Reserved
Modify by irank_scripteeer
Proudly powered by Blogger