KM Parapi: Sebanyak 262 atlet kontingen Kabupaten Bima yang akan bertanding 16 Hingga 22 Mei
pada Pekan Olahraga Provinsi (Porpov) IX
NTB dilepas oleh Bupati Bima Drs. H. Syafrudin H.M. Nur, M.Pd di halaman
kantor Pemkab Bima, Jumat (13/6).
Wakil Ketua I Komite Olah Raga
Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bima,
yang juga Ketua Panitia H. Adnan Abdullah memaparkan, kontingen telah melakukan persiapan pada 21 Cabang
olah raga dari 23 cabang yang dipertandingkan.
Porprov tahun ini diikuti 262 atlet dan 83 offisial yang
terdiri dari pelatih, manajer
dan panitia. Total jumlah rombongan yang diberangkatkan 382 orang.
Dalam laporannya, H Adnan
berharap doa restu masyarakat kabupaten Bima semoga kontingen yang akan berlaga
dapat membenahi peringkat.
Dia juga menyampaikan
apresiasi atas dukungan Pemerintah Daerah bagi keikut sertaan tim pada event yang diikuti 10
kontingen tahun ini. “Atas
dukungan dana dari Pemerintah Kabupaten Bima melalui Bupati maka para atlet
dapat diberangkatkan. Mudah-mudahan pada saat pertandingan sejumlah cabang olah
raga, Bupati berkesempatan memberikan dukungan secara langsung ke
Mataram,” katanya.
Adnan menambahkan, salahsatu cabang olah raga yaitu sepakbola telah diberangkatkan terlebih
dahulu ke Mataram karena harus melakukan persiapan. Selasa (24/6) Tim
Persebi akan bertanding melawan tim
Lombok Utara. “Kita berharap tim
akan memetik kemenangan dan masuk sebagai finalis,” ujarnya.
Bupati Bima didampingi Ketua Umum Pengda KONI
Kabupaten Bima Ferdiansyah Fajar Islam, ST, unsur FKPD dan pimpinan SKPD dalam
amanatnya menyampaikan rasa bangga terkait keikut sertaan kontingen Kabupaten
Bima.
“Kabupaten Bima merasa
bangga karena pada hari ini (Jumat),
kontingen diberangkatkan untuk meraih prestasi di bidang olah raga. Terkait
dengan harapan ini, masyarakat Bima berdoa agar cabang yang
mempertemukan 10 kabupaten/kota dapat meraih prestasi,” katanya.
Katanya, apa yang menjadi cita-cita dan harapan dalam
melaksanakan pertandingan beregu maupun perorangan adalah menjadi juara. Namun, setiap pertandingan pasti ada yang
memang dan ada yang kalah. “Kita
berdoa dan berharap para atlet dapat mempersembahkan prestasi terbaik dalam
setiap pertandingan,” katanya.
Dijelaskannya, dalam bertanding tentu para atlet ingin meraih
kemenangan dengan keikhlasan dalam bertanding yang memerlukan dukungan
fisik dan pemikiran. Untuk ini maka diperlukan usaha dan perjuangan keras
sehingga prestasi dapat diraih. Masyarakat
Bima menaruh harapan besar agar para atlet dapat membawa pulang medali. Bagi
peraaih medali emas, Bupati berjanji akan memberikan bonus Rp10 juta bagi atlet
yang berhasil menjadi yang terbaik.
Bupati Syafrudin mengajak para
ofisial, panitia dan para atlet serta pengurus KONI untuk menyatukan persepsi.
Melalui komunikasi yang baik, mari bangun kebersamaan diantara atlet, pemain,
khususnya pengurus KONI yang menjadi ujung tombak roda organisasi. (BA)

Posting Komentar